COOKIES series
Children with autism are drawn to cookies due to specific sensory preferences or habits. Some children with autism enjoy certain textures or flavors found in cookies, or they find comfort or satisfaction in regularly eating cookies. Additionally, cookies can also be a readily accepted option for children with autism who have food limitations or sensitivities to certain foods.
Anak dengan autism tertarik pada cookies karena adanya preferensi sensorik atau kebiasaan tertentu. Beberapa anak dengan autism menyukai tekstur atau rasa tertentu yang ditemukan dalam cookies, atau mereka menemukan kenyamanan atau kepuasan dalam kebiasaan makan cookies secara teratur. Selain itu, cookies juga bisa menjadi pilihan yang mudah diterima bagi anak dengan autism yang memiliki keterbatasan dalam hal makanan atau sensitivitas terhadap makanan tertentu.
Anak dengan autism tertarik pada cookies karena adanya preferensi sensorik atau kebiasaan tertentu. Beberapa anak dengan autism menyukai tekstur atau rasa tertentu yang ditemukan dalam cookies, atau mereka menemukan kenyamanan atau kepuasan dalam kebiasaan makan cookies secara teratur. Selain itu, cookies juga bisa menjadi pilihan yang mudah diterima bagi anak dengan autism yang memiliki keterbatasan dalam hal makanan atau sensitivitas terhadap makanan tertentu.